PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI WORKSHOP BRIKET DAN KOMPOS BERBASIS SEKAM PADI DI DESA KEBONRATU

Penulis

  • Wildan Rahmadana Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Diah Ayu Pratiwi Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Tb Muh Rafi Adz Dzikra Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Istiqomah Fry Dyfa Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Siti Nelizah Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Syahrurroza Arizky Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Fitriyani Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/wp5p1v85

Kata Kunci:

pemberdayaan masyarakat; sekam padi; briket; pupuk kompos; workshop partisipatif.

Abstrak

Sekam padi merupakan salah satu limbah pertanian yang tersedia di Desa Kebonratu, Kabupaten Serang, namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga belum memberikan nilai tambah secara optimal bagi masyarakat. Melalui Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop partisipatif pengolahan sekam padi menjadi briket dan pupuk kompos sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah sekam padi menjadi produk bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai tambah. Workshop diikuti oleh 35 peserta dan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab. Data kegiatan diperoleh melalui observasi terhadap pelaksanaan workshop dan keterlibatan peserta yang didukung dengan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat dalam rangkaian workshop dan mampu mengikuti tahapan 

pembuatan briket yang didemonstrasikan. Peserta juga mempraktikkan tahapan awal pembuatan pupuk kompos yang memerlukan proses pengomposan lanjutan setelah workshop. Kegiatan ini telah memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah pertanian secara lebih produktif sekaligus memberikan pengalaman praktis awal kepada masyarakat dalam mengolah sekam padi. Pendampingan lanjutan, pengujian kualitas produk, dan evaluasi pascakegiatan diperlukan untuk menilai keberlanjutan serta potensi pengembangan produk berbasis sekam padi di Desa Kebonratu.

Referensi

[1] D. Ghafarunnisa, S. Aqla, S. I. Septiansyah, M. Santi, I. H. Afandi, and S. Mastura, “Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Ramah Lingkungan untuk Mendukung Energi Berkelanjutan di Desa Tanjung Baik Budi, Kabupaten Ketapang,” Journal of Applied Community Engagement, vol. 5, no. 2, 2025, doi: 10.52158/jace.v5i2.1329.

[2] M. Ikhwani, F. Nisa, N. S. Nurfebruary, L. Rosnita, A. Rachman, and M. Azhari, “Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Sekam Padi Melalui Pelatihan Pembuatan Briket Bioarang,” Jurnal Malikussaleh Mengabdi, vol. 4, no. 1, pp. 49–57, 2025, doi: 10.29103/jmm.v4i1.21529.

[3] K. Rachel, A. Suherman, N. Gadzani, and T. Firmansyah, “Pelatihan pembuatan briket dari limbah sekam padi sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan dan bernilai ekonomi di Desa Cikadu,” Journal of Education and Community Service, vol. 1, no. 1, 2025, doi: 10.35706/jecs.v1i1.13145.

[4] Muh. A. Aljarwi, D. Pangga, and S. Ahzan, “Uji Laju Pembakaran dan Nilai Kalor Briket Wafer Sekam Padi dengan Variasi Tekanan,” ORBITA, vol. 6, no. 2, p. 200, Nov. 2020, doi: 10.31764/orbita.v6i2.2645.

[5] M. N. Moulia, D. Rahayu, S. R. Ahmad, and H. Suliyanto, “Kajian Kualitas Briket Sekam Padi sebagai Bahan Bakar Alternatif,” Tekno. J. Ind. Tek.. Pert., vol. 19, no. 2, pp. 77–80, Aug. 2025, doi: 10.24198/jt.vol19n2.1.

[6] S. Alam et al., “Production of local resource-based soil improvement materials as a community empowerment model in Sindangkasih Village, South Konawe,” CE, vol. 8, no. 11, pp. 1793–1801, Nov. 2023, doi: 10.31603/ce.10446.

[7] P. Ansiska, G. Latuserimala, and I. M. Sari, “Pelatihan Masyarakat Kelurahan Rahmah Kota Lubuklinggau melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Sekam Padi,” Arumbai, vol. 3, no. 1, pp. 69–80, Apr. 2025, doi: 10.30598/arumbai.vol3.iss1.pp69-80.

[8] K C. M. Rosnelly et al., “Transformasi Limbah Sekam Padi menjadi Pupuk Organik melalui Pendekatan Partisipatif sebagai Strategi Pengembangan Desa Mandiri Pangan,” Jurnal Vokasi, vol. 10, no. 1, pp. 79–88, 2026, doi: 10.30811/vokasi.v10i1.8870.

[9] C. S. Widyananda, A. Hadi, Z. Shamad, and N. Hidayati, “Pemanfaatan Sekam Padi Dan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Organik Padat Di Desa Jarin Kecamatan Pademawu,” darmabakti, vol. 5, no. 01, pp. 46–52, Apr. 2024, doi: 10.31102/darmabakti.2024.5.01.46-52.

[10] H. Rahmawati, S. Shalihah, S. Indriyani, M. Destiara, and K. Muna, “Training on Making Briquettes from Rice Husk Waste as an Alternative Fuel,” Journal of Social Work and Science Education, vol. 3, no. 3, 2022, doi: 10.52690/jswse.v3i3.795.

[11] A. A. Sahyani, M. F. Rifqi, P. I. Damayanti, U. A.

Nurjanah, S. T. Dewi, and M. W. Prastika, “Socialization and Making Briquettes from Rice Husk Waste and Tapioca Flour in Braja Indah Village, Braja Selebah Subdistrict, East Lampung Regency,” Indonesian Journal of Community Services Cel, vol. 3, no. 2, 2024, doi: 10.70110/ijcsc.v3i2.66.

[12] G. Rusmayadi, N. Iffah, A. Ninasari, R. Laksmono, R. Rais, and I. Indriyani, “Community Empowerment through Utilization of Rice Husk Waste in Cirebon Regency,” AML, vol. 4, no. 2, pp. 571–584, Aug. 2023, doi: 10.37680/amalee.v4i2.3012.

[13] L. Oktafia, I. A. Kinanti, M. D. Alisharsa, R. Irgie, A. F. Istiqomah, and A. Budiman, “Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Digital Briket Limbah Sekam Di Desa Punggul, Sidoarjo,” Abi, vol. 5, no. 1, pp. 1–8, Feb. 2024, doi: 10.26740/abi.v5n1.p1-8.

[14] A. Puspita, C. R. I. Sinulingga, D. Finanta, and Khairunnisa, “Optimalisasi Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Ramah Lingkungan Di Desa Pematang Kasih,” jpkmi, vol. 5, no. 3, pp. 130–137, Dec. 2025, doi: 10.55606/jpkmi.v5i3.8774.

[15] M. Raihan, S. Indriyani, and M. Z. Yasin, “Arang Briket Sekam Padi: Solusi Energi Alternatif Dan Potensi Ekonomi Masyarakat Puntik Luar,” JALUJUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 2, 2025, doi: 10.18592/jalujur.v4i2.18582.

Diterbitkan

2026-10-02

Cara Mengutip

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI WORKSHOP BRIKET DAN KOMPOS BERBASIS SEKAM PADI DI DESA KEBONRATU. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 190-198. https://doi.org/10.68321/wp5p1v85

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1-10 dari 112

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.