Cegah Stunting Sejak Dini melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Demo Pembuatan Nugget Singkong sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal

Authors

  • Fitri Nur Alya Universitas Bina Bangsa Author
  • Yolla Sukma Handayani Universitas Bina Bangsa Author
  • Agness Batrisyia Purwanto Universitas Bina Bangsa Author
  • Rahmawati Universitas Bina Bangsa Author
  • Raffi Sobriani Universitas Bina Bangsa Author
  • Toriq Assodikin Universitas Bina Bangsa Author
  • Rizka Safrina Utami Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/18kng025

Keywords:

stunting ; gizi seimbang; pangan lokal; nugget singkong; pengabdian masyarakat

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan bergizi. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi kepada masyarakat serta pengenalan alternatif makanan bergizi yang mudah dibuat dari bahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan stunting serta memberikan keterampilan dalam mengolah singkong menjadi nugget sebagai salah satu produk pangan bergizi berbahan lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, edukasi interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pembuatan nugget singkong yang melibatkan peserta secara langsung. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang mengikuti program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Evaluasi kegiatan dilakukan pada akhir pelaksanaan melalui kuesioner yang diikuti oleh 35 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 34 responden (97,1%) memilih pengertian stunting yang tepat dan 31 responden (88,6%) memilih seluruh langkah pencegahan stunting yang sesuai. Dalam aspek pemanfaatan pangan lokal, seluruh responden (100%) menyatakan belum mengetahui sebelumnya bahwa singkong dapat diolah menjadi nugget bernutrisi, sedangkan 34 responden (97,1%) memilih kombinasi bahan yang sesuai untuk meningkatkan nilai gizi nugget setelah mengikuti kegiatan. Penilaian terhadap produk menunjukkan rata-rata skor rasa sebesar 4,74 dari 5 dan tekstur sebesar 4,60 dari 5. Seluruh responden menilai proses pembuatan nugget singkong minimal cukup mudah dan menyatakan sangat berminat untuk membuatnya sendiri di rumah. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting, serta memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan singkong menjadi produk pangan yang bergizi, ekonomis, dan bernilai tambah. Dengan demikian, kegiatan ini mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.

References

[1] M. E. Setiyawati, L. P. Ardhiyanti, E. N. Hamid, N. Ayu, T. Muliarta, dan Y. J. Raihanah, “Studi Literatur: Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia”, doi: 10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.

[2] Y. Haskas, S. Nani, dan H. Makassar, “GAMBARAN STUNTING DI INDONESIA: LITERATUR REVIEW.”

[3] J. I. Kesehatan, S. Husada, dan K. Rahmadhita, “Permasalahan Stunting dan Pencegahannya Stunting Problems and Prevention,” Juni, vol. 11, no. 1, hlm. 225–

229, 2020, doi: 10.35816/jiskh.v10i2.253.

[4] R. Hayati Ifroh, L. Permana Departemen Promosi Kesehatan, F. Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, dan S. Abstrak, “Kombinasi Metode Permainan dan Demonstrasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu tentang Stunting The Combination of Game and Demonstration to Increasing Mother’s Knowledge of Stunting.”

[5] J. Pengabdian, M. Kepulauan, L. Kering, dan

M. R. Pellokila, “THE ROLE OF LOCAL

FOOD...... Marthen R. Pellokila. PERANAN PANGAN LOKAL DALAM PENCAPAIAN PIRAMIDA GIZI SEIMBANG DI DESA BAUMATA UTARA, KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG.”

[6] T. Indra Saraswati, D. R. Adawiyah, dan F. Z. Rungkat, “The Pengaruh Pengolahan pada Sifat Fisis dan Kimia Singkong-Goreng Beku,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 27, no. 4, hlm. 528–535, Okt 2022, doi: 10.18343/jipi.27.4.528.

[7] Novriaman Pakpahan, “Edukasi Pemanfaatan dan Praktik Pengolahan Pangan Budidaya Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Provinsi Aceh”.

[8] Y. Fitri Wahyuni dkk., “JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali PENYULUHAN GIZI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING BAGI IBU BALITA DI PUSKESMAS

SYAMTALIRA BAYU (Nutritional Counseling for Stunting Prevention among Mothers and Toddlers at Syamtalira Bayu Health Center)”, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.itekes-bali.ac.id/jai

[9] “S. Sunarmi and S. Suhendriyo, “Demonstrasi pembuatan jamu cekok dan makanan fungsional berbahan kelor untuk pencegahan stunting,” Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 833–837, 2023, doi: 10.31004/cdj.v4i1.11319”.

[10] R. M. Septiasari, D. Mayasari, S. W. Purwanza, dan C. Nissa, “PENDAMPINGAN KELUARGA UNTUK PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI RISIKO STUNTING,” GEMAKES: Jurnal

Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 1, hlm. 46–50, Mei 2023, doi: 10.36082/gemakes.v3i1.1054.

[11] E. K. Sari dan B. R. E. M. Dellima, “UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN PENGOLAHAN PANGAN FUNGSIONAL BAGI WARGA DUSUN KRAPYAK KULON, PANGGUNGHARJO,

SEWON, BANTUL,” Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 7, no. 3, hlm. 716–722, Des 2024, doi: 10.24198/kumawula.v7i3.51496.

[12] untuk Peningkatan Gizi Rumah Tangga di Desa Ciliang dkk., “Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal Local Food Diversification Counseling to Improve Household Nutrition in Ciliang Village, Parigi District, Pangandaran Regency.” [Daring]. Tersedia pada: https://orcid.org/0000-0002-0293-

[13] A. Ikhram, I. Chotimah, P. Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, U. Ibn Khaldun Bogor Jl Sholeh Iskandar, dan K. Tanah Sareal, “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DIVERSIFIKASI PANGAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PANGAN

LOKAL DARI SINGKONG.” [Daring]. Tersedia pada: http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/ABDIDOS/issue/arc hive.

[14] P. K. D. N. Y. Putra, A. Andhikawati, M. R. Ismiraj, D. Nurhamsyah, dan A. Wulansari, “Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Hasil Sampingan Ikan untuk Penanganan Stunting di Desa Batukaras,” Farmers : Journal of Community Services, vol. 5, no. 2, hlm. 164–169, Des 2024, doi: 10.24198/fjcs.v5i2.60351.

[15] A. T. Juniarti, B. I. Setia, E. S. R. Pangestu, E. S. Alghifari, dan L. M. Sari, “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN, PENDAMPINGAN, DAN PENGEMBANGAN DIVERSIFIKASI PRODUK BERBAHAN BAKU

SINGKONG,” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), vol. 7, no. 4, hlm. 3055, Agu 2023, doi: 10.31764/jmm.v7i4.15463.

[16] F. Paramita dkk., “PROGRAM EDUKASI ASI EKSKLUSIF DAN DEMONSTRASI MP-ASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU DI WILAYAH KABUPATEN MALANG,”

Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 2, hlm. 316, Agu 2023, doi: 10.24198/kumawula.v6i2.42826.

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Cegah Stunting Sejak Dini melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Demo Pembuatan Nugget Singkong sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 18-30. https://doi.org/10.68321/18kng025

Similar Articles

41-50 of 118

You may also start an advanced similarity search for this article.