PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MELALUI PROGRAM E-KOMPAK DI DESA KADULIMUS

Penulis

  • Anidya Husna Mufidah Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Tito Parta Wibowo Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Amanda Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Anastasya Yuniarti Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Salsa Nur Hasanah Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Muhamad Fiqih Abdulgani Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/shrkqp57

Kata Kunci:

sampah organik; eco enzyme; kompos; community based research; pengelolaan sampah

Abstrak

Komposisi sampah rumah tangga di Indonesia masih didominasi oleh sampah organik, namun pengelolaannya di tingkat rumah tangga belum memadai sehingga warga cenderung membakar sampah secara sembarangan. Program pengabdian E-KOMPAK dilaksanakan di Desa Kadulimus pada Kamis, 23 Juli 2026, menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) yang dikombinasikan dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui skema interactive workshop. Program terdiri atas tiga fase, yaitu sosialisasi partisipatif, transfer teknologi melalui demonstrasi langsung pembuatan eco enzyme, kompos, dan pakan ternak, serta evaluasi dampak melalui outcome mapping. Peserta terlibat aktif dalam diskusi dan praktik, serta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai cara mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis masyarakat dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kebiasaan membakar sampah organik rumah tangga, meskipun pengukuran kuantitatif terhadap perubahan perilaku jangka panjang belum dilakukan dan disarankan menjadi fokus kegiatan lanjutan.

Referensi

[1] Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), "Komposisi sampah nasional," Kementerian Lingkungan Hidup, 2025. [Daring]. Tersedia: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/komposisi

[2] M. A. Lestari, M. B. Santoso, and N. Mulyana, "Penerapan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam menangani permasalahan sampah," Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), vol. 1, no. 1, pp. 55–61, 2020, doi: 10.24198/jppm.v1i1.30953.

[3] I. Muliarta, "Global warming mitigation innovation through household waste management becomes eco-enzyme: A review," Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA), vol. 10, no. 8, pp. 4631–4643, 2024, doi: 10.29303/jppipa.v10i8.8154.

[4] F. L. Aqilah and D. P. E. Putri, "Inovasi pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui fermentasi eco-enzyme untuk pembuatan pupuk organik cair," Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, vol. 4, no. 3, pp. 3309–3317, 2026.

[5] I. W. Nasution and N. H. Nasution, "Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik untuk pembuatan kompos," Jurnal Pengabdian Sosial, vol. 2, no. 9, pp. 4322–4327, 2025.

Diterbitkan

2026-10-08

Cara Mengutip

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MELALUI PROGRAM E-KOMPAK DI DESA KADULIMUS. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 547-550. https://doi.org/10.68321/shrkqp57

Artikel Serupa

11-20 dari 36

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.