LOKAKARYA HASIL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT DESA PARAGE KECAMATAN CIKULUR KABUPATEN LEBAK

Authors

  • Fatari Universitas Bina Bangsa Author
  • Suandi Silalahi Universitas Bina Bangsa Author
  • Rani Sri Sumarsih Universitas Bina Bangsa Author
  • Sabrawijaya Universitas Bina Bangsa Author
  • Udin Suadma Universitas Bina Bangsa Author
  • Basrowi Universitas Bina Bangsa Author
  • Sulkiah Hendrawati Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/3gvx5m25

Keywords:

Lokakarya, Pengabdian kepada Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Parage, UMKM, Tata Kelola Desa.

Abstract

Lokakarya hasil pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk evaluasi dan diseminasi program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan menyampaikan hasil kegiatan sekaligus merumuskan keberlanjutan program di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, pemuda, kelompok masyarakat, serta perguruan tinggi. Program pengabdian difokuskan pada lima bidang utama, yaitu (1) pendidikan dan keagamaan, (2) pemberdayaan ekonomi masyarakat dan UMKM, (3) sosial budaya dan hukum, (4) lingkungan hidup, dan (5) tata kelola pemerintahan desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, pendampingan, dokumentasi, serta lokakarya hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan lintas bidang mampu memberikan ruang partisipasi masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan dan mengembangkan potensi desa. Pada bidang pendidikan dan keagamaan, kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas belajar dan penguatan nilai keagamaan. Pada bidang ekonomi dan UMKM, kegiatan mendorong peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, pemasaran, dan pengembangan produk. Bidang sosial budaya dan hukum diarahkan pada peningkatan kesadaran hukum serta penguatan nilai sosial dan budaya lokal. Bidang lingkungan hidup mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Sementara itu, bidang tata kelola pemerintahan desa diarahkan pada peningkatan partisipasi, transparansi, komunikasi, dan akuntabilitas. Lokakarya menghasilkan rekomendasi agar program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan jangka pendek, tetapi dilanjutkan melalui pendampingan dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

References

1. Gao, J., Siddik, A. B., Abbas, S. K., Hamayun, M., Masukujjaman, M., & Alam, S. S. (2023). Impact of e-commerce and digital marketing adoption on the financial and sustainability performance of MSMEs during the COVID-19 pandemic: An empirical study. Sustainability, 15(2), 1594. https://doi.org/10.3390/su15021594

2. Gumono, G., Sarwono, S., Yulistio, D., Pitawan, K. A., Solihin, M., & Julianto, E. (2022). Development of local wisdom-based thematic teaching materials to improve adaptive cultural literacy. Community Empowerment, 7(6), 978–987. https://doi.org/10.31603/ce.6560

3. Handayani, E., Garad, A., Suyadi, A., & Tubastuvi, N. (2023). Increasing the performance of village services with good governance and participation. World Development Sustainability, 3, 100089. https://doi.org/10.1016/j.wds.2023.100089

4. Hamdani, F., & Fauzia, A. (2022). The authority of the village government in the management of village funds during the COVID-19 pandemic. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 4(1), 195–222. https://doi.org/10.15294/ijals.v4i1.53646

5. Marsdenia. (2022). Digital literacy of rural community to achieve economic resilience: Development of tourism local destination. Proceedings, 83(1), 12. https://doi.org/10.3390/proceedings2022083012

6. Nugraha, A., & Pratama, F. A. (2023). Building legal awareness in village communities through the legal literacy program (LLP). Journal of Community Service in Science and Engineering, 2(1).

7. Nugraha, D. P., Setiawan, B., Nathan, R. J., & Fekete-Farkas, M. (2022). Fintech adoption drivers for innovation for SMEs in Indonesia. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 8(4), 208. https://doi.org/10.3390/joitmc8040208

8. Purnamasari, R., Hasanudin, A. I., Zulfikar, R., & Yazid, H. (2024). Do internal control and information systems drive sustainable rural development in Indonesia? Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 10(1), 100242. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2024.100242

9. Putri, C. M., Argilés, J., & Ravenda, D. (2023). Creating good village governance: An effort to prevent village corruption in Indonesia. Journal of Financial Crime, 31(2), 455–468. https://doi.org/10.1108/JFC-11-2022-0266

10. Tjut Nyak Dhien, D. S. (2024). Community empowerment through legal education: Enhancing legal awareness in village communities. Bulletin of Community Engagement, 4(3). https://doi.org/10.51278/bce.v4i3.1680

11. Tou, H. J., Noer, M., Helmi, & Lenggogeni, S. (2023). The value of settlement local wisdom in Nagari Pariangan, West Sumatra Province. Journal of Regional and Rural Development Planning, 7(1), 58–67. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2023.7.1.58-67

12. Utami, L. A., Lechner, A. M., Permanasari, E., Purwandaru, P., & Ardianto, D. T. (2022). Participatory learning and co-design for sustainable rural living, supporting the revival of indigenous values and community resiliency in Sabrang Village, Indonesia. Land, 11(9), 1597. https://doi.org/10.3390/land11091597

13. Yudarwati, G. A., & Gregory, A. (2022). Improving government communication and empowering rural communities: Combining public relations and development communication approaches. Public Relations Review, 48(3), 102200. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2022.102200

14. Zikargae, M. H., Woldearegay, A. G., & Skjerdal, T. (2022). Empowering rural society through non-formal environmental education: An empirical study of environment and forest development community projects in Ethiopia. Heliyon, 8(3), e09127. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09127

Investigating the keys to the failure of inter-village government collaboration in developing rural economic potentials in Indonesia. (2024). Regional Science Policy & Practice, 16(5), 100023. https://doi.org/10.1016/j.rspp.2024.100023

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

LOKAKARYA HASIL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT DESA PARAGE KECAMATAN CIKULUR KABUPATEN LEBAK. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 909-916. https://doi.org/10.68321/3gvx5m25

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

31-40 of 123

You may also start an advanced similarity search for this article.