Menu Berkualitas: Pola Makan Bergizi Seimbang sebagai Kunci Kesehatan Lansia

Authors

  • Hildan Syaeful Arif Universitas Bina Bangsa Author
  • Nuryati Universitas Bina Bangsa Author
  • Agustina Dwiyanti Universitas Bina Bangsa Author
  • Ahmad Ubaidillah Universitas Bina Bangsa Author
  • Arya Rizkia Fitarto Universitas Bina Bangsa Author
  • Lutfhi Farhan Universitas Bina Bangsa Author
  • Malik Naharusarif Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/eaf08626

Keywords:

lansia; gizi seimbang; pola makan sehat; kualitas hidup; pengabdian masyarakat

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup mendorong perhatian yang lebih besar terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia, dengan asupan gizi seimbang menjadi salah satu faktor determinan yang paling dapat dikendalikan dalam mendukung proses penuaan yang sehat. Sebagian besar lansia di wilayah pedesaan, termasuk Desa Citerep, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kebutuhan gizi seimbang, sehingga meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan osteoporosis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pola makan bergizi seimbang melalui program penyuluhan partisipatif bertajuk “Pola Makan Sehat pada Lansia”. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan kepala desa, dosen pembimbing lapangan, dan tokoh masyarakat setempat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sesi tanya jawab, serta praktik langsung melalui pembagian buah-buahan bergizi sebagai contoh nyata sumber pangan seimbang. Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang lansia yang berpartisipasi aktif selama sesi berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman peserta mengenai prinsip gizi seimbang, termasuk kecukupan asupan protein, sayur, buah, dan karbohidrat, serta pentingnya membatasi konsumsi garam, gula, dan lemak. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, dosen pembimbing, dan pemerintah desa memperkuat keterlibatan masyarakat serta dukungan terhadap upaya promosi kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi gizi partisipatif yang disertai demonstrasi praktik terbukti efektif meningkatkan pemahaman lansia dan dapat menjadi model bagi intervensi kesehatan berbasis m

References

[1] Badan Pusat Statistik, Statistik Penduduk Lanjut Usia 2024. Jakarta: BPS RI, 2024.

[2] World Health Organization, United Nations Decade of Healthy Ageing: Plan of Action 2021–2030. Geneva: WHO, 2020.

[3] United Nations, United Nations Decade of Healthy Ageing (2021–2030): Resolution Adopted by the General Assembly, A/RES/75/131, 2020.

[4] E. Kiesswetter, M. G. Colombo, C. Meisinger et al., "Malnutrition and related risk factors in older adults from different health-care settings: an ENABLE study," Public Health Nutrition, vol. 23, no. 3, pp. 446–456, 2020.

[5] P. S. Rogeri, R. Zanella Jr., G. L. Martins et al., "Strategies to Prevent Sarcopenia in the Aging Process: Role of Protein Intake and Exercise," Nutrients, vol. 14, no. 1, p. 52, 2021.

[6] ] H. J. Coelho-Júnior, A. Álvarez-Bustos, L. Rodriguez-Mañas, F. Landi, and E. Marzetti, "Pauca verba on the association between protein intake and sarcopenia in older adults," Journal of Nutrition, Health and Aging, vol. 29, no. 2, p. 100448, 2025.

[7] H. Arıcı, Y. B. Tor, M. Altınkaynak et al., "Personalized Diet With or Without Physical Exercise Improves Nutritional Status, Muscle Strength, Physical Performance, and Quality of Life in Malnourished Older Adults: A Prospective

Randomized Controlled Study," Nutrients, vol. 17, no. 4, p. 675, 2025.

[8] M. B. Arensberg, J. Gahche, R. Clapes, K. W. Kerr, J. Merkel, and J. T. Dwyer, "Research is still limited on nutrition and quality of life among older adults," Frontiers in Medicine, vol. 10, p. 1225689, 2023.

[9] K. M. Van Leeuwen, M. S. Van Loon, F. A. Van Nes et al., "What does quality of life mean to older adults? A thematic synthesis," PLoS ONE, vol. 14, no. 3, e0213263, 2019.

[10] Kementerian Kesehatan RI, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kemenkes RI, 2023.

[11] W. Yunieswati, I. Yulianingsih, and M. I. Gery, "Balanced Nutrition Education and Health Checkup for the Elderly Woodball Community," PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 96–102, 2023.

[12] P. S. Rogeri, R. Zanella Jr., G. L. Martins et al., "Strategies to Prevent Sarcopenia in the Aging Process: Role of Protein Intake and Exercise," Nutrients, vol. 14, no. 1, p. 52, 2021.

[13] A. Y. Pomalingo, S. D. Talibo, and N. S. Hadi, "Peningkatan Pengetahuan terkait Hipertensi dan Diabetes Melitus serta Demonstrasi Gizi Seimbang pada Lansia di Desa Tabumela," Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 20–31, 2023.

[14] ] M. Mitra, N. Nurlisis, N. Rany, and E. D. A. Syifa, "Edukasi Gizi Seimbang pada Lanjut Usia dalam Menghadapi Pandemi Covid-19," Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, vol. 6, no. 1, pp. 81–89,

[15] D. Woro Astuti, Hervidea, E. Tubagus, and A. Jayadi, "Penyuluhan Penerapan Gizi Seimbang pada Lansia UPTD Pelayanan Sosial Lansia Tresna Werdha," ASMAT: Jurnal Pengabmas, vol. 1, no. 2, pp. 66–72, 2022.

[16] L. Solikhah, N. Magfira, M. A. Nursin, and S. J. Putri, "Edukasi Gizi Seimbang pada Lansia di Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi," Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 2024.

[17] M. Oktaria, H. Hardono, W. P. Wijayanto, and I. Amiruddin, "Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Diet Hipertensi pada Lansia," Jurnal Ilmu Medis Indonesia, vol. 2, no. 2, 2023.

[18] A. Putra, N. Nurhasanah, and N. Hadi, "Skrining Kesehatan Lanjut Usia Melalui Program Edukasi USK," Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi, vol. 3, no. 2, 2022.

Downloads

Published

2026-10-04

How to Cite

Menu Berkualitas: Pola Makan Bergizi Seimbang sebagai Kunci Kesehatan Lansia. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 311-315. https://doi.org/10.68321/eaf08626

Similar Articles

1-10 of 119

You may also start an advanced similarity search for this article.