IMPLEMENTASI ECO ROBOTIC LEARNING BERBASIS SAMPAH PLASTIK SEBAGAI PEMBELAJARAN KREATIF BAGI ANAK
DOI:
https://doi.org/10.68321/mc9nxx35Keywords:
Eco Robotic Learning; sampah plastik; pembelajaran kreatif; computational thinking; pendidikan lingkunganAbstract
Kepedulian lingkungan, kreativitas, dan kemampuan berpikir sistematis perlu diperkenalkan kepada anak melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Eco Robotic Learning melalui pemanfaatan botol plastik bekas menjadi karya kreatif berbentuk robot bagi anak-anak di Desa Kragilan, Kabupaten Serang. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 melalui lima tahapan, yaitu penyiapan bahan daur ulang yang aman, edukasi lingkungan, demonstrasi produk, praktik terbimbing, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi langsung dan dokumentasi kegiatan dengan fokus pada partisipasi, kemampuan mengikuti instruksi berurutan, kreativitas, kerja sama, serta respons terhadap pemanfaatan kembali sampah plastik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak terlibat aktif sejak pengenalan hingga penyelesaian produk. Anak mampu mengenali komponen plastik yang dapat digunakan kembali, mengikuti urutan perakitan yang dicontohkan, mengombinasikan badan botol dan tutup botol menjadi model robot, menghias produk berdasarkan gagasan masing-masing, serta bekerja sama dengan fasilitator dan teman ketika mengalami kesulitan. Kegiatan juga memberikan pemahaman awal bahwa plastik bekas dapat diberi fungsi baru dan tidak harus langsung dibuang. Eco Robotic Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan, aktivitas berkarya, dan pengalaman awal berpikir sistematis. Kegiatan ini tidak mengukur peningkatan computational thinking secara kuantitatif, tetapi proses sequencing, dekomposisi komponen, mencoba dan memperbaiki, serta penyelesaian tugas yang teramati menunjukkan potensinya dalam menstimulasi fondasi computational thinking anak.
References
[1] United Nations Environment Programme, “Amid efforts to end plastic pollution, millions of waste pickers become a focus,” May 26, 2025. [Online]. Available: https://www.unep.org/news-and-stories/story/amid-efforts-end-plastic-pollution-millions-waste-pickers-become-focus
[2] UNESCO, Education for Sustainable Development: A Roadmap. Paris, France: UNESCO, 2020.
[3] United Nations Environment Programme, “Five fun activities to teach your children about plastic pollution,” Mar. 23, 2020. [Online]. Available: https://www.unep.org/news-and-stories/story/five-fun-activities-teach-your-children-about-plastic-pollution
[4] J. M. Wing, “Computational thinking,” Communications of the ACM, vol. 49, no. 3, pp. 33–35, 2006, doi: 10.1145/1118178.1118215.
[5] J. Su and W. Yang, “A systematic review of integrating computational thinking in early childhood education,” Computers and Education Open, vol. 4, Art. no. 100122, 2023, doi: 10.1016/j.caeo.2023.100122.
[6] P. Dayurni and K. Rahmadani, “Pengembangan Gameboard MIKO (Misi Koding) sebagai Media Pembelajaran Coding Unplugged untuk Anak Usia Dini 5–6 Tahun,” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 9, no. 6, pp. 2488–2496, 2025, doi: 10.31004/obsesi.v9i6.7509.
[7] M. U. Bers, L. Flannery, E. R. Kazakoff, and A. Sullivan, “Computational thinking and tinkering: Exploration of an early childhood robotics curriculum,” Computers & Education, vol. 72, pp. 145–157, 2014, doi: 10.1016/j.compedu.2013.10.020.
[8] A. Sullivan and M. U. Bers, “Robotics in the early childhood classroom: Learning outcomes from an 8-week robotics curriculum in pre-kindergarten through second grade,” International Journal of Technology and Design Education, vol. 26, no. 1, pp. 3–20, 2016, doi: 10.1007/s10798-015-9304-5.
