PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN UNTUK MEMBANGUN GENERASI CERDAS, BERKARAKTER, KREATIF, DAN PRODUKTIF

Penulis

  • Hilda Milani Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Maesaroh Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Azril Ferdiansyah Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Siti Balqis Maulida Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Anisa Nurul Rahma Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Muhammad Rafi Sultan Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Dikrillahsyah Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/4swjsw52

Kata Kunci:

pendampingan pembelajaran; ketuntasan tugas; sekolah dasar; pembelajaran aktif; KKM

Abstrak

Pendampingan pembelajaran pada kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dirancang sebagai dukungan belajar yang menggabungkan latihan terarah, aktivitas kelompok, permainan edukatif, dan tugas kreatif. Kegiatan ini bertujuan mendukung proses belajar siswa SD Negeri Gelam 3 sekaligus mengevaluasi perubahan ketuntasan tugas setelah pendampingan. Program dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 dan melibatkan 68 siswa, terdiri atas 33 siswa kelas IV dan 35 siswa kelas V, dalam delapan sesi pendampingan. Evaluasi menggunakan instrumen ketuntasan tugas dengan empat indikator, yaitu penyelesaian seluruh bagian tugas, kesesuaian dengan instruksi, ketepatan waktu, serta tersedianya hasil yang dapat dikumpulkan atau ditunjukkan. Setiap indikator diberi skor 1 apabila terpenuhi dan 0 apabila tidak terpenuhi. Siswa dikategorikan tuntas apabila memperoleh skor minimal 3 dari 4 indikator (≥75%). Pada penilaian awal, 42 dari 68 siswa mencapai ketuntasan (61,8%), sedangkan pada penilaian akhir jumlahnya meningkat menjadi 60 siswa (88,2%). Dengan demikian, terdapat tambahan 18 siswa yang mencapai ketuntasan dan kenaikan sebesar 26,4 poin persentase. Hasil ini menunjukkan bahwa pendampingan terstruktur berpotensi membantu siswa menyelesaikan tugas secara lebih terarah, meskipun delapan siswa masih memerlukan pendampingan lanjutan.

Referensi

[1] Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2025.

[2] Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pend. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2025.

[3] U. N. Fauziah, A. Arman, S. Ramadani, L. Mahfuroh, M. F. Adetia, and D. Sutari, “Implementasi prinsip-prinsip deep learning dalam pembelajaran di sekolah dasar,” Edukasi Temat. J. Pendidik. Sekol. Dasar, vol. 6, no. 3, pp. 171–176, 2025, doi: 10.59632/edukasitematik.v6i3.677.

[4] N. N. Rediani, I. D. Palittin, and B. R. Kaize, “Project Based Learning: Enhancing character and creative thinking skills through activity-based projects in numeracy literacy courses,” Indones. Values Character Educ. J., vol. 7, no. 1, pp. 88–100, 2024, doi: 10.23887/ivcej.v7i1.80139.

[5] A. Apriansyah, Haifaturrahmah, N. Sari, M. Nizaar, and S. Alaa, “Project Based Learning Model on Elementary School Students’ Science Process Skills and Creative Thinking Skills,” J. Ilm. Sekol. Dasar, vol. 8, no. 1, pp. 120–128, 2024, doi:

10.23887/jisd.v8i1.64273.

[6] M. L. Oktavia, M. H. Royhan, S. Patonah, and

D. Aprilliya, “Analisis keterampilan kolaborasi peserta didik kelas V sekolah dasar pada model pembelajaran Problem Based Learning,” J. Basicedu, vol. 10, no. 4,

pp. 1505–1513, 2026, doi:

10.31004/basicedu.v10i4.12191.

[7] T. Az Zahra, R. K. Dewi, D. A. Lestari, and R.

G. Nugraha, “Pengembangan media pembelajaran flipbook ‘Karakter Anak Bangsa, Indonesia Beradab’ untuk meningkatkan karakter siswa sekolah dasar,” J. Basicedu, vol. 8, no. 1, pp. 615–623,

2024, doi: 10.31004/basicedu.v8i1.6998.

[8] I. W. Sujana, M. G. R. Kristiantari, D. P. Ambara, and I. N. Sujana, “Kearifan lokal Bali lukisan Wayang Kamasan dalam menguatkan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar,” J. Pendidik. Karakter, vol. 15, no. 2, pp. 155–164, 2024, doi: 10.21831/jpka.v15i2.77823.

[9] S. K. Maisaroh and Z. Septikasari, “Studi komparatif implementasi budaya sekolah dalam pembentukan karakter siswa di tingkat sekolah dasar,” J. Basicedu, vol. 9, no. 5, pp. 1662–1670, 2025, doi:

10.31004/basicedu.v9i5.10417.

[10] Z. Edlin, R. Reni, N. Hermita, and R. G. S. Barokah, “Implementasi media pembelajaran interaktif berbasis Canva dalam pembelajaran IPA: Studi kualitatif di sekolah dasar,” Edukasi Temat. J. Pendidik. Sekol. Dasar, vol. 6, no. 2, pp. 109–118, 2025, doi: 10.59632/edukasitematik.v6i2.545.

[11] A. Lusiana, M. R. S. Shanti, and D. M. S. Darta, “Culturally Responsive Teaching Kabar Ceria untuk meningkatkan hasil belajar menafsirkan diagram gambar di sekolah dasar,” Edukasi Temat. J. Pendidik. Sekol. Dasar, vol. 6, no. 3, pp. 152–162, 2025, doi: 10.59632/edukasitematik.v6i3.549.

[12] N. Hidayah, Gunarhadi, and Karsono, “Elementary school students’ learning styles: Perspective of creative thinking skills,” J. Ilm. Sekol. Dasar, vol. 8, no. 2, pp. 202–211, 2024, doi:

10.23887/jisd.v8i2.68385.

[13] E. Krisnajati, A. F. Nisa, and H. M. Zulfiati, “Innovation of differentiated Flipsains integrated with STEAM and Tri-N in increasing creativity of elementary school students,” J. Ilm. Sekol. Dasar, vol. 8, no. 2, pp. 241–247, 2024, doi:

10.23887/jisd.v8i2.69931.

[14] N. Khusnaeni, V. Y. E. Khusnaeni, and A. S. Khusnaeni, “Peningkatan motivasi dan hasil belajar IPAS dengan model Project Based Learning di sekolah dasar,” J. Didakt. Pendidik. Dasar, vol. 9, no. 1, pp. 249–270,

2025, doi: 10.26811/didaktika.v9i1.1583.

[15] Y. Alpian, S. W. Anggraeni, N. Rohayati, and

W. Warsih, “The activity of students in problem-based learning and project-based learning models to improve social studies

learning outcomes in elementary schools,” J. Ilm. Sekol. Dasar, vol. 9, no. 1, pp. 133–142,

2025, doi: 10.23887/jisd.v9i1.91909.

[16] L. Rahmawati, N. F. Khairunnisa, C. P. Viantica, D. A. P. Rukmi, O. R. Mulyahya, and

D. Indrawati, “Studi literatur: Efektivitas model Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran di sekolah dasar,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 11, no. 2, 2026, doi: 10.23969/jp.v11i02.44764.

[17] A. O. Ramadhani, D. N. A. Tuzzahara, S. Z. Putri, M. Zainil, Y. Ningsih, and A. O. Memosa, “Pengaruh pembelajaran STEAM terhadap kemampuan inovasi dan kreativitas siswa sekolah dasar: Systematic literature review,” J. Basicedu, vol. 10, no. 4, pp. 1454–

1472, 2026, doi:

10.31004/basicedu.v10i4.12729.

[18] F. A. Azzahra and Supriyadi, “Pengaruh model Project Based Learning terhadap penguatan pemahaman dimensi gotong royong siswa sekolah dasar,” BADA’A J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 7, no. 2, pp. 1–12, 2025,

Diterbitkan

2026-10-02

Cara Mengutip

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN UNTUK MEMBANGUN GENERASI CERDAS, BERKARAKTER, KREATIF, DAN PRODUKTIF. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 208-213. https://doi.org/10.68321/4swjsw52

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1-10 dari 103

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.