EDUKASI PEMBUATAN MINUMAN HERBAL BERBAHAN DASAR JAHE DAN SERAI DI DESA KASERANGAN

Penulis

  • Inez Nabilah Winistia Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Adhifatu Daniya Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Fuji Yanti Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Galang Yoga Pratama Putra Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Aulia Shafa Damayanti Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Galih Elang Permana Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Vidya Ayuningtyas Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/hvkh3123

Kata Kunci:

jahe; kkm; peningkat imun; serai; swamedikasi; tanaman herbal.

Abstrak

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, termasuk tanaman obat seperti jahe dan serai yang kaya akan senyawa aktif antioksidan, antimikroba, dan peningkat imunitas. Pemanfaatan tanaman pekarangan ini menjadi solusi efisien dalam swamedikasi penyakit ringan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 22 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) tahun 2026 di Desa Kaserangan berfokus pada bidang lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesehatan masyarakat melalui edukasi serta pelatihan pengolahan jahe dan serai menjadi minuman herbal peningkat daya tahan tubuh. Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif di Balai Desa Kaserangan yang melibatkan 25 orang peserta, didukung penuh oleh Kepala Desa dan Ketua PKK Desa Kaserangan. Evaluasi ketercapaian program dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan secara aplikatif mampu meningkatkan pemahaman dan antusiasme peserta secara signifikan. Praktik pembuatan herbal secara langsung terbukti efektif mendorong motivasi masyarakat untuk menerapkan pengolahan tanaman obat keluarga secara mandiri di rumah.

 

Referensi

[1] W. S. Rodhiah et al., “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Sebagai Terapi Non Farmakologis Untuk Pengendalian,” vol. 3, no. 3, pp. 367–371, 2025.

[2] S. Nasional, H. Riset, I. Zarwinda, and Y. D. Safrida, “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Dari Rempah Bumbu Dapur di Desa Naga Umbang Aceh Besar,” Semin. Nas. Has. Ris. dan Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, pp. 17–23, 2022.

[3] A. P. Kamarudin, F. Rahmi, H. Kusuma, and O. Maulana, “Edukasi Dan Upaya Peningkatan Kesehatan Dengan Pengolahan Minuman Herbal Pada Masyarakat Desa Gunung Bahgie,” Community Dev. J., vol. 4, no. 5, pp. 10096–10104, 2023.

[4] Kemenkes RI, “Survey Kesehatan Indonesia,” 2023.

[5] H. A. Tasya, R. Tri, O. Marundu, and A. Y. Ramadani, “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit di Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Pendahuluan,” J. Abdimas Indones., vol. 5, no. 4, pp. 3354–3361, 2025.

[6] W. S. Intifada, B. Y. Habibi, E. Indah, M. Samosir, and F. Hayati, “Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Sebagai Pengobatan Alternatif Di Desa Pasir Gombong,” J. Abdimas FKIP UTP Surakarta, vol. 4, no. 2, pp. 183–188, 2023.

[7] G. D. T. Tubarad, M. R. Wiratmoko, and T. Wahyuni, “Pembuatan Minuman Herbal Berbahan Dasar Serai dan Jahe,” J. Abdimas Kedokt. dan Kesehat., vol. 2, no. 2, pp. 84–89, 2025, doi: 10.24853/jaras.2.2.84-89.

[8] S. Wulandari et al., “Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Edukasi Pemanfataan Obat Tradisional Di Kelurahan Segalamider, Bandar Lampung,” pp. 40–52, 2026.

[9] Hapzah and Nurbaya, “Penyuluhan Metode Ceramah Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Asupan Sayur Dan Buah Anak SD,” J. Kesehat. Manarang, vol. 7, no. 1, pp. 16–20, 2021.

[10] A. K. P. Agung, N. Zahwa, N. A. Z. Ramadhani, and Y. C. Octaria, “Edukasi Gizi Melalui Media Flyer Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Di Kelurahan Meruyung, Kota Depok,” J. Pengabdi. Gizi dan Kesehat. Masy. Indones., vol. 3, no. 1, pp. 169–176, 2025.

[11] J. Onesis and J. Kurniawan, “Pengembangan Produk Minuman Herbal Wedang Jahe Cold Brew Melalui Metode Research and Development ( R & D ),” vol. 4, no. 6, pp. 4189–4195, 2026.

[12] N. I. Denashurya et al., “Pelatihan Pembuatan HERBALATTE sebagai Inovasi Minuman Herbal Instan bagi Masyarakat Desa Tekarang,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 7, no. 1, pp. 1493–1499, 2026.

[13] M. N. Ahnafani, N. L. M. Lestrari, M. Ngongo, and A. R. Hakim, “Jahe (Zingiber officinale) : Tinjauan Fitokimia, Farmakologi, Dan Toksikologi,” J. Malahayati, vol. 11, no. 10, pp. 1992–1998, 2024.

[14] M. Situmorang et al., “Edukasi Pengenalan Minuman Herbal, Sebagai Minuman Kesehatan pada Masyarakat di Sekitaran Apotek Sari Mutiara,” Nat. J. Pelaks. Pengabdi. Berger. bersama Masy., vol. 3, no. 3, pp. 107–116, 2025.

[15] Y. Susilawati, N. A. Putriana, and S. A. Zakariya, “Review : Ramuan Herbal

Diterbitkan

2026-10-04

Cara Mengutip

EDUKASI PEMBUATAN MINUMAN HERBAL BERBAHAN DASAR JAHE DAN SERAI DI DESA KASERANGAN . (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 316-321. https://doi.org/10.68321/hvkh3123

Artikel Serupa

21-30 dari 59

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.