Sosialisasi Stop Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Sekolah Dasar dalam Mencegah Perundungan

Penulis

  • Novi Yendra Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Andini Suci Anggraeni Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Emilya Yohana Natasya Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Khairunnisa Anggraeni Putri Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Muhammad Hafizh Raihan Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Ombi Permana Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Virgi Ramadhan Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/9d6nwx79

Kata Kunci:

perundungan; pendidikan karakter; sosialisasi; sekolah dasar; pencegahan

Abstrak

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif bagi korban, pelaku, maupun saksi. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pengertian, jenis, penyebab, dampak, pencegahan, serta cara menghadapi bullying. Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi edukatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan permainan edukatif Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, jenis-jenis bullying, faktor penyebab, dampak terhadap korban, pelaku, dan saksi, dan langkah-langkah pencegahan dan penanganannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami bentuk-bentuk bullying, pentingnya menghargai teman, tidak melakukan perundungan, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada guru atau orang tua. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak. 

Referensi

[1] M. R. Mandira and T. Stoltz, ‘Bullying risk and protective factors among elementary school students over time: A systematic review’, Int. J. Educ. Res., vol. 109, p. 101838, 2021, doi: 10.1016/j.ijer.2021.101838.

[2] C. Evangelio, P. Rodríguez-González, J. Fernández-Río, and S. Gonzalez-Villora, ‘Cyberbullying in elementary and middle school students: A systematic review’, Comput. Educ., vol. 176, p. 104356, 2022, doi: 10.1016/j.compedu.2021.104356.

[3] K. P. A. Indonesia, ‘Data pelanggaran terhadap perlindungan anak hingga Agustus 2023’, KPAI, 2023.

[4] M. Hensums, B. de Mooij, and S. C. Kuijper, ‘What works for whom in school-based anti-bullying interventions? An individual participant data meta-analysis’, Prevention Science, vol. 24, no. 8, pp. 1435–1446, 2023, doi: 10.1007/s11121-022-01387-z.

[5] S. Sadjadi, L. Blanchard, R. Brülle, and C. Bonell, ‘Barriers and facilitators to the implementation of Health-Promoting School programmes targeting bullying and violence: A systematic review’, Health Educ. Res., vol. 36, no. 5, pp. 581–599, 2022, doi: 10.1093/her/cyab029.

[6] C. Guzman-Holst, M. Zaneva, C. Chessell, C. Creswell, and L. Bowes, ‘Research review: Do antibullying interventions reduce internalizing symptoms? A systematic review, meta-analysis, and meta-regression exploring intervention components, moderators, and mechanisms’, Journal of Child Psychology and Psychiatry, vol. 63, no. 12, pp. 1454–1465, 2022, doi: 10.1111/jcpp.13620.

[7] M. Neherta et al., ‘Pembentukan kader anti bullying pada kelompok anak usia sekolah di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang’, Warta Pengabdian Andalas, vol. 29, no. 4, pp. 459–466, 2022, doi: 10.25077/jwa.29.4.459-466.2022.

[8] V. Paula, R. O. Sibuea, K. Lebdawicaksaputri, and E. Kasenda, ‘Edukasi pencegahan tindakan bullying pada anak usia sekolah dasar’, Jurnal Pustaka Mitra, vol. 2, no. 2, pp. 131–134, 2022, doi: 10.55382/jurnalpustakamitra.v2i2.204.

[9] N. Sa’ida, T. Kurniawati, and H. I. Wahyuni, ‘Edukasi stop bullying pada anak’, Jurnal Abdimas PeKA, vol. 5, no. 2, pp. 178–183, 2022, doi: 10.33508/peka.v5i2.4440.

[10] V. U. Hasibuan, W. Lestari, F. Yani, and S. M. Lova, ‘Edukasi bullying pada anak sekolah dasar dalam pendidikan multikultural’, Journal of Human and Education, vol. 3, no. 4, pp. 117–125, 2023, doi: 10.31004/jh.v3i4.430.

[11] R. N. Anwar et al., ‘Penguatan karakter siswa melalui sosialisasi pencegahan bullying di sekolah dasar’, J-PKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 2, pp. 38–44, 2025.

[12] H. Hermini, T. Tsamratulaeni, J. Crestiani, O. D. Indah, and P. Paldy, ‘Sosialisasi anti-bullying: Ayo saling menolong’, Madaniya, vol. 4, no. 1, pp. 413–418, 2023, doi: 10.53696/27214834.378.

[13] Mita, G. N. Rahma, I. Fradianto, E. L. Neri, and S. Fauzan, ‘Edukasi bahaya bullying pada anak sekolah dasar’, Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 5, pp. 1664–1667, 2023, doi: 10.31604/jpm.v6i5.1664-1667.

[14] K. Sa’adah, ‘Sosialisasi anti bullying melalui program Kuliah Kerja Nyata sebagai upaya pencegahan perundungan di sekolah dasar’, Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 1–10, 2026, doi: 10.65255/jipmas.v3i1.270.

[15] T. Wijayanti, I. Asnawi, N. Fadiah, N. Karlina, and S. N. S. Nikmah, ‘Kampanye anti perundungan (bullying) di sekolah melalui program sekolah toleransi’, Jurnal Bina Desa, vol. 6, no. 1, pp. 29–33, 2024, doi: 10.15294/jbd.v6i1.47212.

[16] E. S. Nugraha, Y. Alpian, and A. G. Prawiyogi, ‘Analisis kebijakan penerapan pencegahan anti bullying di sekolah dasar’, Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 9, no. 2, 2024, doi: 10.23969/jp.v9i2.14253.

[17] F. T. Dewi et al., ‘Edukasi anti bullying bagi siswa di sekolah dasar’, Jurnal Indonesia Mengabdi, vol. 6, no. 2, pp. 145–154, 2024, doi: 10.30599/0crpmd20.

Diterbitkan

2026-10-08

Cara Mengutip

Sosialisasi Stop Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Sekolah Dasar dalam Mencegah Perundungan . (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 540-546. https://doi.org/10.68321/9d6nwx79

Artikel Serupa

1-10 dari 91

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.