PEMBERDAYAAN UMKM KERIPIK GEGETAS BU YATI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELURAHAN GUNUNGSUGIH KOTA CILEGON

Authors

  • Hatta Davinci Universitas Bina Bangsa Author
  • Irpan Universitas Bina Bangsa Author
  • Adelia Purlamsari N Universitas Bina Bangsa Author
  • Neng Nurmala Dila Universitas Bina Bangsa Author
  • Ade Fricticarani Universitas Bina Bangsa Author
  • Muhammad Hakim Abdurrahman Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/gzvh5v10

Keywords:

Gegetas; Kripik gegetas; Makanan tradisional; Cilegon; Potensi lokal; Pariwisata kuliner.

Abstract

Keripik gegetas merupakan salah satu warisan kuliner tradisional khas Kota Cilegon yang memadukan potensi bahan pangan lokal dengan identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam nilai sejarah, rantai proses produksi, profil nutrisi, serta peluang strategis keripik gegetas dalam mendorong perekonomian daerah dan memperkuat sektor pariwisata kuliner. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara komprehensif melalui kombinasi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam bersama para produsen lokal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keripik gegetas berbahan dasar utama tepung tapioka yang dipadukan dengan racikan rempah-rempah tradisional pilihan. Kombinasi ini menghasilkan produk camilan dengan tekstur renyah dan cita rasa gurih yang khas, sekaligus menjadikannya sebagai pangan lokal kaya karbohidrat yang berpotensi sebagai sumber energi. Keunikan teknik pengolahan tradisional, nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta keterlibatan aktif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan keripik gegetas memiliki daya saing tinggi sebagai produk oleh-oleh khas daerah. Upaya pengembangan berkelanjutan—seperti standardisasi mutu, inovasi kemasan, dan perluasan jangkauan pemasaran—berpotensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan sekaligus memperkokoh branding Kota Cilegon sebagai destinasi wisata kuliner yang autentik.

References

[1] R. Astuti and S. Rahayu, "Formulasi dan karakterisasi fisikokimia produk olahan berbasis tapioka dengan penambahan rempah tradisional," Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, vol. 32, no. 1,pp. 45–54, 2021.

[2] L. Suryani, T. Wibowo, and P. Lestari, "Penerapan standar keamanan pangan Good Manufacturing Practices (GMP) dan pengemasan kedap udara untuk peningkatan daya simpan olahan UMKM," Jurnal Aplikasi Ilmu dan Pengabdian Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 89–98, 2021.

[3] A. A. Pratama and R. Hidayat, "Pengaruh inovasi kemasan modern dan storytelling branding terhadap keputusan pembelian produk oleh-oleh kuliner UMKM," Jurnal Manajemen Usaha Kecil dan Menengah, vol. 14, no. 1, pp. 45–58, 2022.

[4] S. Sumarto, N. Nurhayati, and E. Purwanto, "Pelestarian kuliner tradisional berbasis kearifan lokal dalam mendukung pariwisata daerah," Jurnal Kebudayaan dan Pariwisata, vol. 10, no. 1, pp. 12–23, 2022.

[5] M. Melati, H. Herawati, and A. Nurbaity, "Pendampingan pengurusan legalitas P-IRT dan sertifikasi halal bagi UMKM pangan olahan di daerah pesisir," Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), vol. 28, no. 2,

pp. 112–120, 2022.

[6] D. Kurniawan, A. Setyawan, and F. Rohman, "Strategi digitalisasi pemasaran dan branding tempat usaha pada UMKM berbasis kuliner lokal," Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Teknologi, vol. 4, no. 3, pp. 201–210, 2022.

[7] N. K. Fitriani and I. G. A. A. Suarantica, "Pemberdayaan UMKM olahan pangan tradisional melalui optimalisasi sanitasi dan efisiensi rantai produksi," Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 7, no. 1,

pp. 67–76, 2023.

[8] B. Santoso, E. R. Lestari, and M. L. N. Perdana, "Redesign kemasan dan strategi penataan tempat usaha guna meningkatkan visibilitas produk UMKM oleh-oleh," Jurnal Pengabdian Komunitas, vol. 3, no. 2, pp. 144–153, 2023.

[9] W. A. Prasetyo, S. Suwarti, and T. Haryanto, "Peningkatan kapasitas produksi dan tata kelola alur kerja pada industri rumah tangga pengolahan keripik," Jurnal Teknologi Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian, vol. 8, no. 1, pp. 33–42, 2023.

[10] H. Haryadi and T. Widyastuti, "Pengembangan potensi pariwisata kuliner khas daerah berbasis kearifan lokal

masyarakat Banten," Jurnal Kebudayaan dan Destinasi Wisata, vol. 6, no. 2, pp. 88–97,

2024.vol. 10, no. 1, pp. 12–23, 2022.

[11] M. R. Alamsyah and S. Handayani, "Analisis tingkat higienitas dan implementasi Good Manufacturing Practices (GMP) pada UMKM makanan ringan," Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, vol. 3, no. 1, pp. 50–59, 2024.

[12] K. Utami, R. Setiawan, and D. Puspitasari, "Pendampingan pembuatan identitas visual toko dan promosi fisik untuk meningkatkan penjualan mitra UMKM," Jurnal Pengabdian Mandiri, vol. 3, no. 4, pp. 315–324, 2024.

[13] R. A. Kusuma and F. Firmansyah, "Pemanfaatan media sosial dan e-commerce dalam perluasan jangkauan pasar produk lokal daerah," Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Bisnis Digital, vol. 2, no. 1,

pp. 15–25, 2025.

[14] I. Indriyani and A. Budianto, "Kajian daya tahan dan evaluasi mutu keripik olahan tapioka dengan pengemasan standing pouch aluminum foil," Jurnal Penelitian Teknologi Pangan, vol. 12, no. 1, pp. 77–86, 2025.

[15] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2014.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

PEMBERDAYAAN UMKM KERIPIK GEGETAS BU YATI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELURAHAN GUNUNGSUGIH KOTA CILEGON. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 162-168. https://doi.org/10.68321/gzvh5v10

Similar Articles

1-10 of 48

You may also start an advanced similarity search for this article.