GERATAS (GENERASI TANGGUH DAN SIAGA BENCANA): EDUKASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Wismoyo Dwi Permana Universitas Bina Bangsa Author
  • Ade Rahayu Prihartini Universitas Bina Bangsa Author
  • Sri Wahyuni Universitas Bina Bangsa Author
  • Zia’ul Fatwa Andini Yusuf Universitas Bina Bangsa Author
  • Sukma Dewi Alia Ningrum Universitas Bina Bangsa Author
  • Maulana Khafid Universitas Bina Bangsa Author
  • Siti Lailatul Fadilah Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/bvfrrf71

Keywords:

GERATAS, SPAB, mitigasi bencana, simulasi, kesiapsiagaan.

Abstract

Program GERATAS (Generasi Tangguh dan Siaga Bencana) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana, khususnya gempa bumi, melalui edukasi dan simulasi berbasis Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa kelas V C SDN Kubang melalui tahap observasi dan identifikasi kebutuhan pada 20–25 Juli 2026, pelaksanaan pada 27 Juli 2026, serta evaluasi pada 23–30 Juli 2026. Materi meliputi pengenalan bencana, konsep SPAB, pengurangan risiko bencana, jalur dan titik kumpul evakuasi, serta prosedur penyelamatan diri saat gempa. Simulasi melibatkan seluruh siswa kelas V C, wali kelas, dan mahasiswa KKM Kelompok 10 Universitas Bina Bangsa. Tiga siswa berperan sebagai korban simulasi dan mendapatkan pertolongan pertama oleh mahasiswa KKM sebagai bagian dari latihan respons kedaruratan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kebencanaan dari 5 siswa (16,7%) pada pretest menjadi 27 siswa (90%) pada posttest, atau meningkat 73,3 poin persentase. Program GERATAS menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa serta mendukung terwujudnya sekolah yang tangguh bencana. 

References

1] Amri et al., “Effectiveness of an educational intervention for disaster preparedness for elementary school students in Central Sulawesi,” *Enferm. Clin.*, vol. 31, pp. S779–S782, 2021, doi: 10.1016/j.enfcli.2021.07.031.

[2] F. S. Arinata, Sugiyo, E. Nusantoro, P. N. Aini, Mutmainah, and A. W. Aiman, “Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapsiagaan Bencana Longsor Pada Siswa Sekolah Dasar,” *Joyful Learn. J.*, vol. 11, 2022, doi: 10.15294/jlj.v11i2.57790.

[3] M. Muzani, A. N. Fatimah, M. A. Imsa, and A. R. Casmana, “The obstacles hierarchy of school disaster preparedness implementation in Mount Sinabung area, Indonesia,” *Front. Educ.*, vol. 7, 2022, doi: 10.3389/feduc.2022.842990.

[4] P. M. S. Y. Tae, R. Indarwati, and N. K. A. Armini, “Implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi pada Siswa,” *J. Telenursing*, vol. 6, pp. 568–577, 2024, doi: 10.31539/joting.v6i1.9064.

[5] E. Widodo, S. I. A. Dwiningrum, and Hastuti, “Program Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Perspektif Teori Kognitif Sosial,” *J. Pendidik. Geogr. Undiksha*, vol. 12, 2024, doi: 10.23887/jjpg.v12i3.75265.

[6] S. Pranata *et al.*, “Improving School Disaster Preparedness Through Teacher, Cadre Training and Disaster Simulation for Students at Public Elementary School,” *Community Dev. J.*, vol. 7, pp. 76–83, 2022, doi: 10.33086/cdj.v7i2.3805.

[8] F. Novriadi and R. Amini, “Children’s Play Based Disaster Mitigation at SDN 20 Gumarang, Agam District,” *Incf. E Educ.*, vol. 5, pp. 219–225, 2023.

[9] 8. Y. Y. Sari, A. Fajar Islam, and A. Adiputra, “Sekolah Tanggap Bencana: Mitigasi Bencana Berbasis Project Based Learning pada Sekolah Dasar di Kecamatan Pakuhaji, Banten,” *J. SOLMA*, vol. 13, pp. 664–673, 2024, doi: 10.22236/solma.v13i2.13001.

[10] O. Wijaya, A. C. Uparengga, N. P. Sari, B. N. R. Fitri, and Q. S. Al Faritzi, “Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Media Gameboard Nalaria Bagi Siswa Sekolah Dasar,” *IJ Indonesian J. Empower. Community Serv.*, vol. 5, pp. 175–188, 2024, doi: 10.32585/ijecs.v5i2.5561.

[11] A. I. Wiluyana, Juhadi, T. B. Sanjoto, and W. A. B. N. Sidiq, “Pembelajaran Mitigasi Bencana Tanah Longsor dengan Simulasi 3D pada Siswa Sekolah Dasar,” *Geogr. Kajian*, vol. 12, 2024.

[12] D. Kharisna, “Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar Dalam Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran,” *J. Abdimas*, vol. 6, pp. 191–198, 2023, doi: 10.31294/jabdimas.v6i2.14882.

[13] A. N. Kalengkongan, B. Burnama, M. Angeline, S. R. K. Pertiwi, and N. J. Perdana, “Siaga Sejak Dini: Simulasi Mitigasi Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bencana Siswa Sekolah Dasar,” *JSA*, vol. 3, 2025, doi: 10.24912/jsa.v3i3.35742.

[14] Z. Septikasari, A. Atmoko, and I. Wilujeng, “Analysis on Disaster Education Urgency of Improving Preparedness at Elementary Schools in Disaster Prone Areas,” *Pegem J. Educ. Instruct.*, vol. 14, 2024, doi: 10.47750/pegegog.14.04.28.

[15] P. Wijayanti, “Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk Meningkatkan Kapasitas Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Ngargoyoso,” *SEMAR*, vol. 14, pp. 22–30, 2025, doi: 10.20961/semar.v14i1.92916.

[16] A. Triyono, P. Wahyuni, E. T. Paripurno, A. R. B. Nugroho, and P. Lestari, “Evaluasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Satuan

[17] Pendidikan Dasar Wilayah Pesisir Selatan Bantul,” *JP*, vol. 10, 2025, doi: 10.23969/jp.v10i04.36178.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

GERATAS (GENERASI TANGGUH DAN SIAGA BENCANA): EDUKASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA PADA SISWA SEKOLAH DASAR. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 881-886. https://doi.org/10.68321/bvfrrf71

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.