SOSIALISASI PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KEAMANAN PANGAN DAN GIZI KELUARGA DI DESA BEBERAN
DOI:
https://doi.org/10.68321/znqqxn07Kata Kunci:
edukasi BPOM, keamanan pangan, gizi keluarga, foodborne diseases, stunting.Abstrak
Keamanan pangan dan gizi keluarga merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah penyakit akibat pangan atau foodborne diseases dan stunting pada anak. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pemilihan, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian pangan yang aman, serta penerapan gizi seimbang menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Beberan mengenai keamanan pangan, gizi keluarga, dan pencegahan stunting melalui edukasi yang diselenggarakan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Peserta kegiatan berjumlah 31 orang yang terdiri atas ibu/kader Posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki balita, dan remaja putri. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif dan evaluasi melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Materi yang diberikan meliputi 5 Kunci Keamanan Pangan, Dari Dapur Menuju Solusi: Hadirkan Pangan Aman di Mana Saja untuk Cegah Stunting secara Nyata, pengenalan Badan POM dan komoditi yang diawasi BPOM, keamanan pangan dan foodborne diseases, pemilihan pangan yang aman dan bergizi, bahan berbahaya pada pangan, penyimpanan pangan secara aman, pentingnya menjaga kebersihan, tips menjaga kebersihan dapur, serta waktu yang tepat untuk mencuci tangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, dengan 30 dari 31 peserta mengikuti evaluasi setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi keamanan pangan setelah memperoleh edukasi. Sebanyak 30 dari 31 peserta menunjukkan pemahaman setelah mengikuti sosialisasi, yang ditandai dengan meningkatnya pengetahuan mengenai keamanan pangan dan penerapan perilaku hidup bersih. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih baik dalam memilih, mengolah, menyimpan, dan menyajikan pangan secara aman sebagai upaya pencegahan foodborne diseases dan stunting. Kegiatan edukasi BPOM dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mendukung terwujudnya keluarga sehat, keamanan pangan rumah tangga, dan pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Referensi
[1] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Keamanan Pangan bagi Masyarakat. Jakarta: BPOM RI.
[2] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Cek KLIK: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa Sebelum Membeli Produk Pangan. Jakarta: BPOM RI.
[3] Food and Agriculture Organization. (2022). The State of Food Security and Nutrition in the World 2022. Rome: FAO.
[4] Kementerian Kesehtan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
[5] N Knowles, M. S. (1984). The Adult Learner: A Neglected Species (3rd ed.). Houston: Gulf Publishing Company.
[6] Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
[7] Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
[8] World Health Organization. (2025). Food Safety. Geneva: World Health Organization.
[9] World Health Organization. (2026). Healthy Diet. Geneva: World Health Organization.
[10] UNICEF. (2023). Improving Maternal and Child Nutrition: The First 1,000 Days. New York: United Nations Children’s Fund.
[11] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
[12] World Health Organization. (2000). Foodborne Disease: A Focus for Health Education. World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/42095
[13] Madilo, F. K., Islam, M. N., Letsyo, E., Roy, N., Klutse, C. M., Quansah, E., & others. (2023). Foodborne Pathogens Awareness and Food Safety Knowledge of Street-Vended Food Consumers: A Case of University Students in Ghana. Heliyon, 9(7), e17795. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e17795
[14] Moragaa, I., Soliman, F. E., Abd Rabo, R., & Abou Asha, N. (2024). The Effect of Self Learning Regarding Food-Borne Diseases on Knowledge and Practices of Primary School Teachers. Tanta Scientific Nursing Journal, 32(1), 12–29. https://doi.org/10.21608/tsnj.2024.340820
[15] Nguyen, T. T. B., Bui, D. T., Losson, B., Dahma, H., Nguyen, A. T. T., Nhu, H. V, & others. (2024). Effectiveness of Health Education in Improving Knowledge, Attitude and Practice Related to Foodborne Zoonotic Trematodes in Vietnam, with a Particular Focuson Clonorchis sinensis. Tropical Medicine and International Health, 29(4), 280–291. https://doi.org/10.1111/tmi.13972
