Penguatan Karakter Remaja melalui Edukasi Pencegahan Kenakalan Remaja bagi Siswa SMP Negeri 11 Kota Serang

Penulis

  • Muhammad Jefry Al Buchory Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Ika Pratiwi Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Muhammad Hafas Asfahani Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Intan Trisiawati Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Hilda Safira Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Masfiroh Universitas Bina Bangsa Penulis
  • Muhammad RizkyHeriansyah Universitas Bina Bangsa Penulis

DOI:

https://doi.org/10.68321/xwft7p90

Kata Kunci:

karakter remaja; kenakalan remaja; pendidikan karakter; kesadaran hukum.

Abstrak

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang membutuhkan penguatan karakter dan pendampingan untuk mencegah perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter siswa melalui edukasi pencegahan kenakalan remaja serta meningkatkan kesadaran mengenai disiplin, tanggung jawab, pengendalian diri, pergaulan positif, dan kesadaran hukum. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 12 Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan Polsek Curug dan SMP Negeri 11 Kota Serang, dengan peserta siswa kelas IX dan narasumber AIPDA Rasyo, S.H. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, studi kasus, diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif siswa selama proses edukasi. Peserta memperoleh pemahaman mengenai bentuk kenakalan remaja, dampak sosial dan hukum, pentingnya memilih pergaulan yang positif, serta penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi perguruan tinggi, sekolah, dan kepolisian dapat mendukung penguatan karakter dan kesadaran hukum remaja.

Referensi

[1] N. C. Kurniawan, “Identifying School Programs and Peer Roles in Juvenile Delinquency through a Mixed Method Approach,” vol. 1, pp. 110–120, 2024.

[2] M. P. Mupid Hidayat*, Rama Wijaya Abdul Rozak, Kama Abdul Hakam, Maulia Depriya Kembara, “Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning?,” vol. 41, no. 1, pp. 186–198, 2022.

[3] A. H. Hermawan, T. M. Nasir, M. Sabarudin, and Y. Sugiana, “A Systematic Study of Character Education that Integrates Islamic and Global Moral Values,” vol. 14, no. 4, pp. 267–289, 2025, doi: 10.32832/tadibuna.v14i4.19848.

[4] H. Gaffney, M. M. Ttofi, and D. P. Farrington, “Effectiveness of school ‐ based programs to reduce bullying perpetration and victimization : An updated systematic review and meta ‐

analysis,” 2021, doi: 10.1002/cl2.1143.

[5] C. Potard et al., “Adolescent School Bullying and Life Skills : A Systematic Review of the Recent Literature To cite this version : HAL Id : hal-03746941,” 2022.

[6] B. T. I. Yulia Kurniaty , Heniyatun, Suharso, Puji Sulistyaningsih, Nurwati, “Law education for students of Muhammadiyah Pujotomo Junior High School Mertoyudan Magelang to reduce juvenile crime,” vol. 8, no. 7, pp. 1093–1097, 2023.

[7] Q. Chen, K. L. Chan, S. Guo, M. Chen, C. K. Lo, and P. Ip, “Effectiveness of Digital Health Interventions in Reducing Bullying and Cyberbullying : A Meta-Analysis,” vol. 0, no. 0, pp. 1–17, 2022, doi: 10.1177/15248380221082090.

[8] C. Evangelio, P. Rodríguez-gonz, and J. Fern, “Computers & Education Cyberbullying in elementary and middle school students : A systematic review,” vol. 176, no. October 2021, 2022, doi: 10.1016/j.compedu.2021.104356.

Diterbitkan

2026-10-03

Cara Mengutip

Penguatan Karakter Remaja melalui Edukasi Pencegahan Kenakalan Remaja bagi Siswa SMP Negeri 11 Kota Serang. (2026). Prosiding Senapas, 1(1), 288-296. https://doi.org/10.68321/xwft7p90

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1-10 dari 65

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.