Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman di SDN Wilulang
DOI:
https://doi.org/10.68321/y5v18k77Kata Kunci:
bullying; sosialisasi anti-bullying; sekolah dasar; pengabdian masyarakat; lingkungan sekolah amanAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh semakin maraknya fenomena bullying di kalangan siswa sekolah dasar. Kegiatan sosialisasi anti-bullying dilaksanakan oleh Tim KKM Kelompok 16 Universitas Bina Bangsa di SDN Wilulang, Desa Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada 30 Juli 2026. Pelaksanaan diawali dengan peninjauan lapangan untuk memetakan kondisi sekolah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui metode ceramah, pemutaran video animasi mengenai bullying, diskusi interaktif, serta simulasi kasus perundungan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta didik serta peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai batas antara bercanda dan tindakan bullying. Sebanyak 90% siswa berkomitmen untuk menghentikan gurauan yang merendahkan, sementara 70% siswa menyatakan kesiapan berperan sebagai bystander positif dengan melaporkan tindakan perundungan kepada guru. Guru dan orang tua turut mengapresiasi metode edukasi interaktif tanpa kekerasan yang digunakan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi anti-bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
Referensi
[1] Azis, A., Saleh, S. F., Juminah, J., T, M. S., Husnah, A., Akbar, B. N., Maharani, A. P., Azizah, N., Mansyur, M., Fitrah, E., & Munandar, A. A. (2024). Sosialisasi Pencegahan Perilaku Bullying di SDIT Bombang Talluna Bira Kota Makassar. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 101–107. https://doi.org/10.53299/bajpm.v4i2.693
[2] Azzahra, A. N., Salam, D. A., Rinaldi, A., Dianisa, D., Ilmi, R., Fauzan, K., Ermawan, E., Firmansyah, D. R., & Kuningan, U. M. (2026). EDUKASI ANTI- BULLYING MELALUI PROGRAM “ STOP BULLYING , START CARING ” UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI SESAMA. 7, 122–133.
[3] Dzikri Matien Kanz, dkk. (2024). Sosialisasi Bahaya dan Pencegahan Tindakan Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi Anak, 460–469.
[4] Karisma, S., Zuhdi, M. F., & Choirunnisa, S. A. (2024). Pemberdayaan Siswa melalui Sosialisasi dan Implementasi Pencegahan Bullying di SDN 03 Kalisoro. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 267–274. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v2i2.301
[5] Azzahra, A. N., Salam, D. A., Rinaldi, A., Dianisa, D., Ilmi, R., Fauzan, K., Ermawan, E., Firmansyah, D. R., & Kuningan, U. M. (2026). EDUKASI ANTI- BULLYING MELALUI PROGRAM “ STOP BULLYING , START CARING ” UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI SESAMA. 7, 122–133.
[6] Dzikri Matien Kanz, dkk. (2024). Sosialisasi Bahaya dan Pencegahan Tindakan Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi Anak, 460–469.
[7] Klien, P., Di, H., Sakit, R., & Provinsi, J. (2020). Jurnal pengabdian. Jurnal Pengabdian, 2(2), 29–31. file:///C:/Users/user/Downloads/2093-169-10915-1-10-20220818.pdf
[8] Riki Aldiansyah, Finanti, A., Pidia Nurmala, & Siti Parida Nur Azizah. (2024). Edukasi Anti Bullying untuk Generasi Muda: Membangun Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman di SDN 01 Desa Bandar Negeri Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur. ’Asabiyah: Jurnal Pengabdian Hukum, 2(2), 73–81. https://doi.org/10.32502/asabiyah.v2i2.269
