Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Fasilitas Kesehatan Tingkat 1 Sebagai Solusi untuk Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Ni Putu Indah Rosita Universitas Triatma Mulya, Kabupaten Badung, Bali Author
  • I Wayan Septa Wijaya Universitas Bina Bangsa Author
  • Dwi Arta Universitas Bina Bangsa Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/0dh0wc95

Keywords:

Optimalisasi faskes tingkat 1, pemanfaatan faskes , aksesbilitas pelayanan fasilitas Kesehatan tingkat

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan aspek fundamental dalam pembangunan negara. Akses yang mudah dan kualitas layanan kesehatan yang baik menjadi kunci untuk mencapai derajat kesehatan optimal. Di Indonesia, pemerintah telah berupaya meningkatkan aksesibilitas dan kualitas fasilitas kesehatan melalui berbagai program, termasuk penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas Puskesmas serta dampaknya terhadap pemanfaatan layanan kesehatan publik oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai dokumen kebijakan, regulasi, dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya, masihterdapat tantangansepertiketerbatasansumberdaya, sarana prasarana, dan kualitas layanan yang belum merata. Hal ini berdampak pada rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap Puskesmas dan preferensi mereka untuk mengakses layanan kesehatan di fasilitas swasta. Diperlukan upaya komprehensif untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas Puskesmas, antara lain melalui peningkatan ketersediaan dan distribusi, penguatan sarana prasarana, peningkatan kompetensitenaga kesehatan, pengembangan sistem rujukan, serta pelibatan masyarakat. Inovasi dalam pengelolaan dan pelayanan Puskesmas juga perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Upaya ini didukung oleh kebijakan dan regulasi yang memadai serta alokasi anggaran yang cukup. Optimalisasi dan peningkatan aksesibilitas serta kualitas Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik dan mendorong pemanfaatan Puskesmas. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat mengurangi beban biaya kesehatan pemerintah dan keluarga. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan meningkatkanderajat kesehatan masyarakat.

References

Ayu, R. N., Ayu, R. N., & Putra, I. G. N. (2022).Improving health outcomes through community-based health programs in Indonesia. Journal of Community Health. Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional(RPJMN) 2020–2024. Bappenas.

Firdaus, M., & Susilawati, R. (2022). Intersectoral collaboration for health: Insights from Indonesian primary care. Global Public Health.

Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., Sandhyaduhita, P. I., & Ayuningtyas, D. (2023). Factors influencing the use of primary health care services: A case study in Indonesia. BMC Health Services Research.

Hasibuan, Z., & Andayani, T. M. (2022). Community participation in health program implementation: A pathway to sustainable primary health care. Primary Health Care Research & Development.

Kurniawan, A., & Wibowo, A. (2022). Community perception and utilization of primary health care services in urban areas. International Journal of Health Services. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024.

Lestari, T., & Suparman, S. (2023). Challenges in delivering primary health care services during the COVID-19 pandemic in Indonesia. Health Policy and Planning.

Maharani, A., & Wardhani, V. (2023). Health equity and access to primary health care services in Indonesia. International Journal for Equity in Health.

Macinko, J., Starfield, B., & Shi, L. (2003). The contribution of primary care systems to health outcomes within OECD countries, 1970–1998. Health Services Research, 38(3), 831–865.

Nugraheni, W. P., & Nurhayati, I. (2022). Accessibility and utilization of primary health care services among rural communities in Indonesia. Journal of Rural Health.

Prasetyo, Y. T., & Setiawan, M. A. (2022). Improving healthcare services in rural Indonesia: The roleof primary healthcare facilities. Journal of Public Health Research.

Rahman, A., & Putri, N. K. (2023). The effectiveness of health promotion strategies in increasing primary health care utilization. Health Promotion International.

Saputra, A. M., & Dewi, R. S. (2023). Impact of health education programs on public awareness and utilization of primary health services. International Journal of Public Health.

Susanto, T., & Wulandari, R. (2023). Barriers and enablers to primary healthcare utilization in Indonesia: A mixed-methods study. Primary Health Care Research & Development.

Suryadi, S., & Wahyuni, D. (2023). The influence of socio-cultural factors on health service utilization in rural areas. Social Science & Medicine.

Sumardi, S., & Kusumawati, D. (2023). Role of primary health care in addressing non-communicable diseases in Indonesia. Journal of Global Health.

Setiawan, R., & Kurniasih, M. (2022). Evaluating the effectiveness of integrated health service posts in promoting maternal and child health. Maternal and Child Health Journal.

Tjahjono, T., & Hartono, A. (2023). The impact of community health insurance on utilization of primary health care services in Indonesia. Health Economics.

Sari, I. P., & Suparmi. (2018). Determinants of Puskesmas utilization in Indonesia. Kesmas: National Public Health Journal, 12(4), 163–168.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development.

Utami, R., & Haryanto, B. (2023). Digital health innovations to enhance primary health care services in Indonesia. Digital Health. Wibisono, S., & Sari, A. (2022). Policy implications of primary health care delivery in Indonesia: A review. Health Policy and Planning.

Wijayanti, A., & Putra, P. T. (2023). The role of cultural beliefs in shaping health-seeking behavior in Indonesia. Culture, Health & Sexuality.

Yusran, S., & Hartati, N. (2022). Community health workers and their role in primary health care in Indonesia: A systematic review. Global Health Action.

Downloads

Published

2026-07-30

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.