Penetapan Kadar Protein Tepung Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Menggunakan Metode Kjeldhal

Authors

  • Sarifatun Munawaroh Universitas Aisyah Pringsewu Author
  • Putri Wahyu Isnaini Universitas Aisyah Pringsewu Author
  • Monica Mauza Elya Patra Universitas Aisyah Pringsewu Author
  • Ahmad Bagus Mindiarto Universitas Aisyah Pringsewu Author

DOI:

https://doi.org/10.68321/xj0pt969

Keywords:

metode Kjeldahl, kadar protein, kulit buah naga merah, simplisia, pangan fungsional.

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dengan keanekaragaman hayati yang tinggi sehingga berpotensi mengembangkan sumber pangan fungsional dari hasil pertanian. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata memiliki kandungan nutrisi, salah satunya protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein pada tepung kulit buah naga merah menggunakan metode Kjeldahl. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan teknik purposive sampling. Sampel berupa 4 kg kulit buah naga merah segar dari kabupaten pringsewu diolah menjadi simplisia melalui proses pencucian, pemotongan, pengeringan pada suhu 60°C selama ±12 jam, penghalusan, dan pengayakan hingga diperoleh serbuk halus. Identifikasi kualitatif protein dilakukan dengan uji Biuret, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan metode Kjeldahl yang meliputi tahap destruksi, destilasi, dan titrasi. Hasil uji Biuret menunjukkan perubahan warna ungu kebiruan yang menandakan adanya kandungan protein. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar protein rata-rata tepung kulit buah naga merah sebesar 9,4673%. Standarisasi larutan NaOH menunjukkan normalitas rata-rata sebesar 0,1408 N, sehingga analisis dinyatakan valid. Sebagai pembanding, kadar protein pada larutan infus Renxamin sebesar 10,1406%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kulit buah naga merah dapat diolah menjadi tepung yang mengandung protein dengan kadar yang cukup potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional maupun bahan baku agroindustri.

References

Borelli, T., Keim, A., Sujarwo, W., Koostanto, H., Pawera, L., Gullotta, G., Jalonen, R., Lombardo, A., & Hunter, D. (2024). Invisible Treasures: Assessing Indonesia’s Unique Agrobiodiversity for Food and Nutrition Security. Sustainability (Switzerland), 16(22). https://doi.org/10.3390/su16229824

Fauzi, A., Suhendi, A., Fadila, A., Sulistiawati, P., & Sayentina, R. (2023). PENETAPAN KADAR PROTEIN PRODUK SUSU BUBUK DENGAN METODE KJELDAHL DETERMINATION OF PROTEIN CONTENT OF POWDERED MILK PRODUCTS USING THE KJELDAHL METHOD. In Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (Vol. 2023, Number 2).

Halvorsen, R. E., Elvestad, M., Molin, M., & Aune, D. (2021). Fruit and vegetable consumption and the risk of type 2 diabetes: A systematic review and dose-response meta-analysis of prospective studies. In BMJ Nutrition, Prevention and Health (Vol. 4, Number 2, pp. 519–531). BMJ Publishing Group. https://doi.org/10.1136/bmjnph-2020-000218

Jiang, Z., Sun, T. yu, He, Y., Gou, W., Zuo, L. shi yuan, Fu, Y., Miao, Z., Shuai, M., Xu, F., Xiao, C., Liang, Y., Wang, J., Xu, Y., Jing, L. peng, Ling, W., Zhou, H., Chen, Y. ming, & Zheng, J. S. (2020). Dietary fruit and vegetable intake, gut microbiota, and type 2 diabetes: results from two large human cohort studies. BMC Medicine, 18(1). https://doi.org/10.1186/s12916-020-01842-0

Johnson, A. J., Zheng, J. J., Kang, J. W., Saboe, A., Knights, D., & Zivkovic, A. M. (2020). A Guide to Diet-Microbiome Study Design. In Frontiers in Nutrition (Vol. 7). Frontiers Media S.A. https://doi.org/10.3389/fnut.2020.00079

Meilany, C. E., & Utomo, D. (2025). FORMULASI PROSES PEMBUATAN SOYGURT DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) Formulation of Soygurt Production Process by Adding Red Dragon Fruit Extract (Hylocereus polyrhizus). In Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian (JIPANG (Vol. 07, Number 02).

Nurhasan, M., Ariesta, D. L., Utami, M. M. H., Fahim, M., Aprillyana, N., Maulana, A. M., & Ickowitz, A. (2024). Dietary transitions in Indonesia: the case of urban, rural, and forested areas. Food Security, 16(6), 1313–1331. https://doi.org/10.1007/s12571-024-01488-3

Putrawan, D., Fitri, J. D., Sonita, N., Sains, I. P., & Islam, D. (2025). IDENTIFIKASI PROTEIN PADA PUTIH TELUK BEBEK. In Journal Education and Chemistry (Vol. 7, Number 2).

Rochmawati, N. (2019). PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI TEPUNG UNTUK PEMBUATAN COOKIES Utilization of Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus) Peel as Flour for Making Cookies (Vol. 7, Number 3).

Tiara Tiara, & Jon Efendi. (2025). Uji Kadar Protein pada Pakan Ikan Patin Menggunakan Metode Kjeldahl. Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika Dan Biologi, 1(5), 59–73. https://doi.org/10.61132/jupenkifb.v1i5.642

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Penetapan Kadar Protein Tepung Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Menggunakan Metode Kjeldhal. (2026). Jurnal Farma, 1(1), 23-30. https://doi.org/10.68321/xj0pt969

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.